Apa yang menepuk pundakmu? Dari belakang, rindu.
Seperti es yang menggigil beku, demikian rindu.
Menyengat geleng tak setuju, kutahu kau merindu.
Oh, Dionysus! Dinginmu adalah Apolloku!
Bukan surga
Namun aku dapat menari
Bukan telaga
Namun dahagaku terobati
Bukan dermaga
Namun hatiku berlabuh kini
Kematian mengarahkan
Telinganya pada jantungku
Degupku berliku, seraya tahu
..musim panen telah tiba.
"Sayang kau cuma ilalang."
Yakinkan aku supaya dapat menolong penuh kerelaan,
Tanpa tangan-tangan tersembunyi di belakang,
Tanpa kepentingan-kepentingan yang merintang
Dan tanpa rasa lain yang buat tulus hengkang.
Freedom goes to animals. We strive for liberation.
Awal Mei: ada dua tanggal yang berarti bagi sebagian orang. Yang pertama adalah Hari Buruh, diperingati setiap 1 Mei. Lalu esoknya, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Dan setelah membaca beberapa kejadian yang terkait dengan awal Mei, saya menemukan hubungan antara kedua peringatan tersebut: Paulo Freire, seorang pendidik radikal sekaligus penasihat Partai Buruh di Brazil kurun 80an, meninggal pada 2 Mei 1997.
Read the rest of this post »